"Sama sekali tidak khawatir. Banyak yang mau sama-sama kita. Ya gimana mau permanen kalau banyak (partai) yang mau ama kita," kata JK di kediamannya, jalan Lembang nomor 9 Menteng, Jakarta Pusat.
Dunia politik menurut JK sangat dinamis. Bukan tak mungkin mereka yang ikut dalam deklarasi koalisi tersebut akan berpindah 'gerbong'. Bisa saja hari ini berkoalisi dengan partai tertentu, namun besok berubah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas dasar keyakinan tersebut dia merasa deklarasi koalisi permanen ini tak akan mengganggu kubu Jokowi-JK. Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menyebut bila koalisi permanen itu dipertahankan, dan ternyata Prabowo-Hatta kalah maka konsekuensinya harus menjadi oposisi.
Dia pun meragukan kesolidan koalisi permanen Merah Putih jika harus menjadi oposisi.
"Ya kalau kalah, jadi oposisi tapi saya pikir tentu pilihan-pilihan itu bukan pilihan mudah khususnya bagi partai yang terbiasa di pemerintahan," ujarnya.
(bil/erd)










































