"Kita akan umumkan sebelum tanggal 22 Juli. Jadi nanti publik bisa tahu mana yang benar dan mana yang salah," kata anggota Dewan Etik Persepi, Hamdi Muluk, saat berbincang dengan detikcom, Senin (14/7/2014).
Menurut Hamdi, nantinya akan diumumkan hasil audit secara detail. Sehingga akan terlihat jelas apabila ada lembaga yang melakukan rekayasa dalam proses quick count.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Persepi telah membentuk tim auditor yang beranggotakan Hamdi Muluk, Prof Komaruddin Hidayat, ahli statistik dan ahli IT. Audit akan mulai bekerja besok.
"Mulai besok atau paling lambat Kamis audit sudah mulai dilakukan, kita audit satu-satu nanti," jelas Hamdi.
Lembaga survei yang bernaung di bawah Persepi dan akan diaudit antara lain, Lembaga Survei Indonesia (LSI), Indikator, SMRC, Cyrus Network, Populi Center, JSI dan Puskaptis.
LSI, Indikator, SMRC, Cyrus Network dalam hasil quick countnya menunjukkan pasangan Jokowi-JK sebagai pendulang suara tertinggi. Sedangkan, JSI dan Puskaptis mengeluarkan hitungan yang berbeda, yakni menetapkan pasangan Prabowo-Hatta sebagai pemenang Pilpres versi quick count.
(kha/trq)











































