Kunjungi Padepokan Seni, Wapres: Bagong Kussudiardja Seniman Multi Talenta

Kunjungi Padepokan Seni, Wapres: Bagong Kussudiardja Seniman Multi Talenta

- detikNews
Kamis, 10 Jul 2014 12:48 WIB
Kunjungi Padepokan Seni, Wapres: Bagong Kussudiardja Seniman Multi Talenta
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Bantul - Wakil Presiden Boediono memberikan apresiasi yang tinggi atas semua pencapaian (alm) Bagong Kussudiarja. Bagong adalah seniman multi talenta.

"Pak Bagong adalah seniman multi talenta. Di berbagai aspek beliau menguasai dan mumpuni," kata Boediono saat memberikan tanggapan dan refleksi seusai mengunjungi kompleks Padepokan Seni Bagong Kussudiardja di Dusun Kembaran, Desa Tamantirto, Kasihan, Bantul, Kamis (10/7/2014).

Meski letaknya dekat dengan tempat tinggalnya di Yogyakarta, Boediono mengaku baru sekali ini bisa berkunjung dan menyaksikan kegiatan di padepokan. Boediono memberikan apresiasi tinggi atas semua yang dilakukan Bagong yang kemudian diteruskan oleh anak-anak dan cucunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia juga mengaku tidak banyak bersentuhan dengan pendidikan. Namun yang dilakukan Bagong Kussudiardja adalah suatu upaya yang bagus.

"Ini suatu upaya yang bagus. Impian beliau seni adalah bagian dari kehidupan masyarakat. Seni bukan untuk seni tapi seni untuk kemasyarakatan dan pengembangan pribadi masyarakat. Itu benar," kata guru besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM itu.

Menurut dia, membangun NKRI secara politik sudah dilakukan. Demikian pula membangun NKRI secara ekonomi juga dilakukan dengan menghubungkan pulau-pulau di Indonesia dengan membangun infrastruktur. Namun membangun NKRI melalui budaya yakni merajut budaya-budaya lokal yang beragam itu akan berdampak luar biasa.

"Untuk budaya ini memang kasat mata tapi dampaknya luar biasa," katanya.

Selama lebih kurang 2 jam di padepokan, di pandu oleh Bambang Ekalaya Butet Kertaredjasa, Boediono bersama istri Ny Herawati diajak berkeliling kompleks untuk menyaksikan berbagai karya rupa seniman muda dan lukisan-lukisan karya almarhum Bagong yang tersimpan di galeri. Boediono juga melihat berbagai studio dan kegiatan para seniman. Boediono pun melihat dari dekat sebuah karya patung kecil yang terbuat dari kawat yang berbentuk manusia.

"Ada banyak lukisan karya Pak Bagong yang masih tersimpan termasuk beberapa karya patung," ungkap Butet sambil menerangkan karya-karya almarhum di galeri.

Seusai kunjungan Boediono langsung kembali ke Jakarta. Sementara itu secara terpisah Butet mengatakan kunjungan ini sudah lama direncanakan. Dalam beberapa kali pertemuan Boediono telah diundang oleh Butet untuk mengunjungi padepokan. Namun baru saat ini setelah mencoblos di rumahnya di Pikgondang, Condongcatur Depok Sleman, Boediono baru bisa berkunjung.

"Saya pas ketemu pentas teater Gundala Gawat dan acara yang lain sudah mengundang Pak Boed untuk berkunjung. Baru hari ini bisa dilakukan," kata Butet.

(bgs/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads