Satkorlak Sumut Kesulitan Mendata Korban Aceh
Selasa, 28 Des 2004 02:04 WIB
Medan - Belum pulihnya jalur komunikasi di Banda Aceh dan kabupaten Nias menyulitkan Satuan Kordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam Pemprovsu kesulitan dalam mendata jumlah korban. Menurut Anggiat, Sekrataris Satkorlak Sumut, dalam mendata jumlah korban yang ada di Aceh pihaknya dibantu peralatan yang dimiliki Pangkalan TNI AU Sumatera Utara. Satkorlak Sumut baru menerima data jumlah korban di Aceh pukul 16.00 WIB. Hingga Pukul 00.00 WIB, jumlah korban tewas akibat gempa di Nanggroe Aceh Darussalam yang diterima Posko Satkorlak berjumlah 4057 orang tewas. Terdiri dari korban tewas di Banda Aceh sebanyak 3000 orang, Loukseumawe 157 orang, Aceh Timur 26 orang, Aceh Utara 619 orang, Bereuen 90 orang dan Pidie 165. Sementara jumlah korban meninggal akibat bencana Tsunami di Sumatera Utara berjumlah 51 orang tewas, terdiri dari 46 orang di Kabupaten Nias, Tapanuli Tengah 1 orang dan Pantai Cermin 4 orang tewas, 3 luka-luka. Sementara korban yang hilang di Kabupaten Nias berjumlah 75 orang. Di Nias Selatan 33 rumah dilaporkan hancur. Sampai sore tadi, sejumlah bantuan terus mengalir. Baik dari instansi pemerintah, swasta maupun masyarakat. Barang-barang yang sudah didistribusikan Posko Satkorlak Sumut untuk Kabupaten Nias Selatan hingga pukul 15.00 WIB diantaranya, 2 unit mesin genset, 9 unit perahu karet dan 10 ton beras. Sementara penyaluran bantuan ke Kabupaten Nias Selatan antara lain, Mie instant 10 ribu bungkus, kecap 5000 botol, minyak makan 2500 botol, sardencis 5000 kaleng, sambal 5000 botol dn genset 2 unit.
(dni/)











































