Pantauan, Senin (7/7/2014) kemacetan mulai terjadi pada sore hari menjelang puasa. Kemacetan terus bertambah selepas Adzan Magrib. Hingga pukul 18.30 WIB tadi, kemacetan masih terlihat di ruas jalan protokol Sudirman dan Gatot Subroto.
Kemacetan diakibatkan banyaknya volume kendaraan. Tidak hanya itu, genangan air di sejumlah titik juga menambah panjang kemacetan yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemacetan yang sama juga terjadi di ruas Jl Jenderal Sudirman, yang mengarah ke Blok M dan juga Bundaran HI. Di depan Markas Polda Metro Jaya tampak kendaraan kesulitan bergerak karena adanya penyempitan jalan akibat proyek MRT.
Sementara itu, Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budyanto mengatakan, kemacetan terjadi sebagai dampak adanya genangan air di beberapa titik.
"Sementara belum ada (pengalihan arus-red). Saya pantau, masih bisa dilalui walau pun ada genangan yang mencapai 15 sampai 20 sentimeter. Pengalihan arus sifatnya situasional," kata Budiyanto.
Budiyanto mengimbau, kepada pengguna jalan agar tetap bersabar dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada agar terhindar dari kecelakaan.
"Kami imbau pengendara sabar, kemudian memantau media, silahkan menggunakan jalan lain. Jangan menyerobot dan tetap patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada," imbuhnya.
Berdasarkan data dari Traffic Management Centre Polda Metro Jaya, genangan air muncul di beberapa tempat diantaranya, di depan Gandaria City, Pondok Indah arah ke Permata Hijau; di depan Atmajaya, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat arah ke Semanggi genangan air 30 sentimeter; 15-20 sentimeter sepanjang 300 meter di belakang Gedung MPR-DPR; dan 10-15 sentimeter di Jalan Cikini Raya Jakarta Pusat.
(mei/mad)











































