KPU Undang Delegasi Luar Negeri Jadi Pemantau Pilpres 2014

KPU Undang Delegasi Luar Negeri Jadi Pemantau Pilpres 2014

- detikNews
Senin, 07 Jul 2014 12:23 WIB
KPU Undang Delegasi Luar Negeri Jadi Pemantau Pilpres 2014
Foto: Pertemuan KPU dan Dubes (Ayu/detikcom)
Jakarta - KPU menggelar pertemuan dengan para duta besar (dubes) negara sahabat dan delegasi pemantau pemilu dari berbagai negara pagi ini. Pertemuan itu untuk memberi penjelasan terkait pelaksanaan pemantauan Pilpres 2014.

"Di sela-sela kami melakukan monitoring persiapan pelayanan Pilpres, sebagai negara yang demokratis Indonesia penting melakukan upaya pengelolaan pemilunya. Salah satu caranya mengundang pemantau dari internasional dan negara sahabat untuk datang serta melihat dan mendiskusikan hal-hal apa saja yang penting dilakukan evaluasi dari lapangan," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik.

Hal ini diungkapkan dalam acara bertajuk 'Election Visit Program in Indonesian Presidential Election 2014' di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (7/7/2014). Hadir dalam kesempatan itu dubes Paraguay, Tiongkok, Timor Leste, Laos, Bosnia, Jerman, Kuba, Finlandia, Afrika selatan, Swedia, Filipina, Afganistan dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di depan para dubes itu, Husni menyampaikan terima kasih atas fasilitasi Pilpres bagi WNI di luar negeri yang berlangsung pada 4-6 Juli lalu. Secara teknis Pilpres di luar negeri digelar oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) koordinasi dengan KJRI.

"Kami sebagai penanggung jawab pemilu di Indonesia kepada pemerintah anda semua yang sangat akomodatif memberi izin kepada warga negara kami untuk memberi izin pemungutan suara. Beberapa negara sahabat memberi izin dilakukan di tempat fasilitas umum. Kami mengapresiasinya," lanjutnya.

Terkait Pilpres 9 Juli di Indonesia, Husni menerangkan secara persiapan sudah hampir dipastikan rampung dan tidak ada masalah berarti. Berdasarkan tahapan, KPU saat ini fokus pada distribusi logistik dari KPU Kabupaten/Kota hingga nantinya ke TPS.

"Pada esok hari tengah malam, seluruh logistik sudah berada di TPS. Rabu tepat 9 Juli, TPS akan dibuka pukul 07.00 WIB waktu setempat," jelas Husni.

Kegiatan pemantauan oleh lembaga pemantau Pemilu luar negeri itu akan berlangsung pada 7-10 Juli. Proses pemantauan ini juga dilakukan pada Pemilu Legislatif April lalu.

"Penyelenggaraan pemilu 2014 ini merupakan penyelenggaraan ke-11 kali untuk legislatif dan 3 kali untuk capres. Kami sedang giat-giatnya membangun konsolidasi untuk membangun pemilu yang jujur dan adil. Bapak Ibu undang untuk dapat hadir di TPS," ucap Husni.

(aws/iqb)


Berita Terkait