"Saat ditemukan tidak ada identitasnya. Namun kata warga sekitar, dia dikenal dengan panggilan Bewok," kata Kapolsek Tanah Abang, AKBP Anom Setiadji dalam keterangannya, Minggu (6/7/2014).
Anom mengatakan, 3 luka tusuk yang diderita Bewok ada di bagian pinggang kanan dan kiri serta lubang di dada sebelah kiri. Diperkirakan Bewok berusia 43 tahun.
Penemuan mayat Bewok bermula saat petugas Polsektro Tanah Abang melakukan patroli. Tiba di fly over Jati Baru, petugas menemukan korban tergeletak dengan posisi terlentang.
Kepala Bewok saat itu berada di atas trotoar sementara badannya di pinggir trotoar. Darah berceceran di sekitar tubuh Bewok.
"Korban dibawa ke RSUD Tarakan untuk dimintakan visum et repertum," katanya.
Ciri-ciri Bewok, saat itu mengenakan kaos warna biru abu dan celana pendek selutut warna hitam cordorai. Kaki kiri Bewok masih mengenakan sandal jepit, sementara kaki sebelah kanannya tanpa alas.
"Tinggi 160 cm, rambut ikal pendek, warna kulit sawo matang," tambah Anom.
Belum diketahui apa motif pembunuhan sadis tersebut. Namun petugas mengaku telah mengantongi identitas pelaku.
"Kita masih melakukan pengejaran," tutup Anom.
(kff/rna)











































