"Saya pernah berpikir bulan suci Ramadan bisa sepanjang tahun. Benar-benar orang baik-baik. Semua baik-baik," kata Basuki di kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2014).
Ucapan pria yang kerap disapa Ahok ini membuat para staf walikota yang hadir tertawa. Ia mencontohkan pegawai pemprov DKI yang datang lebih cepat di bulan Ramadan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia bercerita tentang kehidupannya Belitung Timur pada bulan Ramadan. Menurutnya ia kerap ikut buka puasa bersama karena mayoritas penduduk Belitung Timur beragama Islam.
Politisi Gerindra ini juga sempat berkomentar tentang ungkapan 'setan yang dibelenggu di bulan Ramadan'. Menurutnya, warga terlalu banyak mengkambing hitamkan 'setan' untuk perbuatannya.
"Kita ini kalau Ramadhan, jadi suka menyalahkan setan. Bisa-bisa malah bisa jadi disomasi. Minimal somasi 1 2 3," ujar Ahok yang mengundang tawa.
Ahok lalu bercerita tentang sistem perbaikan PTSP dan pengadaan barang di Jakarta. Menurutnya, saat ini pemprov DKI sedang berusaha menuju lebih baik dan menjadi model untuk provinsi lain.
"Kalau kata orang, Man Jadda Wa Jadda. Jangan man jadda wa janda ya pak ustadz," ucap Ahok yang lagi-lagi membuat tertawa.
Ini adalah kali pertama Ahok berbuka puasa di kantor walikota. Tahun sebelumnya, Ahok lebih banyak bersafari Ramadan di kantor kecamatan. Ahok juga menyerahkan sumbangan dari BAZIS DKI Jakarta Rp 15 juta untuk Mesjid Jami' Matraman, Jakarta Pusat.
(bil/ndr)










































