“Soal UN kemarin kita sampaikan untuk ke depan akan kita evaluasi,” kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan ketika jumpa pers pemaparan 9 program nyata Jokowi-JK di Hotel Holiday Inn, Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7/2014).
Persoalan UN ini sempat jadi kontroversi karena beberapa kalangan menilai lebih baik sistem itu dihapuskan. “UN akan kita pakai sebagai pemetaan kualitas pendidikan,” tambah Jokowi.
Pada Juni lalu, Jokowi sempat berjanji akan menghapuskan sistem UN bagi SD dan SMP bila terpilih menjadi presiden. Alasannya, di dua jenjang itu penentu kelulusan sebaiknya tidak ditentukan dengan skema UN.
“Menurut saya, UN di SD dan SMP itu lebih baik tidak ada. Kalau di SMA, UN itu tidak dipakai unuk kelulusan tetapi untuk pemetraan kualitas pendidikan,” kata Jokowi dalam kesempatan Lokakarya Peningkatan Kualitas Kesejahteraan Guru di Medan, Sumut, Selasa (10/6/2014).
Sedangkan JK dalam debat capres pekan lalu menyatakan, dalam visi misi tertulis bahwa pihaknya akan mengevaluasi sistem pendidikan, termasuk kurikulum dan UN.











































