"Sekarang ini kalau mau jujur itu sedang ketat-ketatnya. Keduanya sama kuat," kata Sekjen PPP M Rohamurmuziy kepada detikcom, Rabu (25/6/2014).
Sejumlah survei yang dilakukan internal tim Prabowo-Hatta dan di luar tim juga menunjukkan tren yang sama. Yakni elektabilitas Prabowo naik sementara elektabilitas Jokowi turun.
"Ada yang menenangkan Prabowo di kisaran 1 sampai 2 persen, ada yang masih mengalahkan Prabowo dalam kisaran 2-3 persen. Artinya kalau bicara rentang ini dalam sitausi rentang itu dalam margin of error," kata Wakil Ketua Tim Sukses Prabowo-Hatta ini.
Karena itu Romahurmuziy menegaskan, tak ada satu pun yang bisa mengklaim kemenangan. Hasilnya akan terlihat pada Pilpres 9 Juli nanti.
"Tidak ada pihak yang bisa memastikan menang pada hari ini. Tetapi kita dalam situasi optimisme tinggi namun tidak boleh mengurangi kerja keras," pungkasnya.
(van/trq)











































