"Memarnya yang seperti apa? Ya itu perlu diketahui lebih lanjut. Kan yang namanya pecinta alam bawa ransel dan itu berat. Ya memar itu bisa jadi. Ya saya belum mau berkomentar ya. Tetapi karena saya belum mendapat hasil dari kepolisian," kata Diah di Kantor Dinas Pendidikan di Gatot Subroto, Senin (23/6/2014)
"Memar itu bisa macam-macam kalau di pecinta alam," tambahnya lagi.
Diah menegaskan, selama menjalani pelatihan di Tangkuban Perahu sejak 12-20 Juni, ada guru yang ikut mendampingi.
"Selama kegiatan ada kok guru yang menemani, full. Bahkan guru ada yang di depan dan di belakang barisan anak anak. Mereka mengikuti anak," tuturnya.
(mad/ndr)











































