Capres nomor urut dua, Jokowi, kembali menegaskan bahwa kekuatan utama pendukungnya adalah rakyat bukan elite. Sehingga yang dibutuhkan adalah sinergi antara kader partai dan semua relawan pendukungnya.
"Pemilu tinggal 20 hari lagi,maka harus ada persatuan yang menuju ke satu titik. Begitu semua kader partai dan relawan bergerak, hasilnya akan sangat baik pasti," ucap Jokowi dalam orasinya di depan ribuan kader partai dan relawan saat melakukan lawatan ke DPC PDIP Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2014).
Jokowi memberi contoh dengan menceritakan pengalamannya saat pilkada DKI lalu. "Waktu itu seminggu sebelum pemilihan semua relawan sudah padu dan kita sudah tahu bahwa kita akan menang pilkada," paparnya.
Dalam kesempatan itu, dia mengungkapkan optimismenya didasarkan pada sifat koalisinya yang berbasis pada rakyat, bukan elite.
"Koalisi rakyat yang kita bangun ini tidak perlu takut dengan koalisi elite. Karena apa? Karena rakyat ada di sisi kita," papar Jokowi.
"Semua partai pendukung harus bergerak. Sekarang relawan jumlahnya juga sekian banyak. Ini artinya masyarakat yang mendukung banyak sekali," tambahnya.
"Masyarakat yang mendukung ini harus diorganisir biar klop, nanti kita lihat pada 9 Juli yang menang adalah koalisi rakyat," pungkasnya.
(bil/rni)










































