Acara tersebut akan digelar pada 22 Juni 2014 di Plaza Taman Monas mulai pukul 08.00-16.00 WIB. 487 seniman humanoid itu terdiri dari berbagai macam karakter yang mempresentasikan kultur di Ibukota Jakarta. Kepala Dinas Pariwisata DKI Arie Budhiman mengatakan, festival yang digelar ini berskala internasional dan pertama kali dilakukan di Jakarta.
"Untuk memberdayakan serta meningkatkan semangat, motivasi dan karya yang inovatif dan kreatif seniman humanoid, maka dalam merayakan HUT Ke-487 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta akan menggelar event budaya Jakarta International Humanoid untuk pertama kalinya," kata Arie kepada detikcom, Kamis (19/6/2014).
Arie mengatakan, saat ini banyak terdapat komunitas seniman humanoid yang bisa dijumpai di berbagai tempat wisata di Jakarta, seperti di pusat perbelanjaan dan taman-taman kota antara lain Taman Fatahillah, Taman Monas, Taman Ayodya dan Taman Suropati. Dalam acara ini juga akan ada workshop dan lomba humanoid yang diikuti oleh 100 peserta dari masyarakat dan komunitas pecinta seni patung hidup.
"Saat ini, humanoid sebagai salah satu potensi seni yang tumbuh di masyarakat sedang marak menghiasi berbagai taman kota dan menjadi daya tarik tersendiri untuk menghibur masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Jakarta," kata Arie.
Selain itu, akan ada juga bermacam hiburan tradisional Betawi dan band. Diharapkan melalui acara ini dapat meningkatkan citra kota Jakarta dan mengangkat event ini mendunia.
"Juga akan dihadirkan 2 orang seniman humanoid yang merupakan pemenang The World Championship of Living Statues 2013 di Kota Arnhem Belanda," tambah Arie.
(jor/nwk)











































