"Lebih dari seratus (anggota) fraksi mendukung Prabowo-Hatta. Tidak mungkin tanpa restu Pak SBY. Itu anggotanya berkedip saja meminta izin Pak SBY, apalagi memberi dukungan," kata Anas usai menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (19/6/2014).
Anas haqul yakin dengan penilaiannya itu. Sikap netral di depan publik, tidak lain hanya bagian dari taktik SBY.
"Pak SBY di atas permukaan itu netral. Di bawah itu arahan Pak SBY," lanjut Anas.
Ada sekitar 115 anggota F-PD yang menyatakan dukungan kepada Prabowo-Hatta. Kesamaan visi-misi menjadi salah satu alasan pemberian dukungan.
(mok/mpr)











































