"Saya hadir di sini mendengarkan doa dari tiga tokoh agama, ulama, pendeta dan pastor. Ini menjanjikan persatuan yang kuat," ucap JK di depan pemuka agama dari Islam, Katolik dan Protestan di Gereja Maranatha, Ambon, Maluku, Sabtu (14/6/2014).
Pernyataan JK itu mengacu pada kampanye di Lapangan Merdeka sebelum ke gereja. Saat itu kampanye yang dihadiri sekitar seribuan orang dimulai dengan pembacaan doa dari perwakilan Islam, Katolik dan Protestan. Rupanya di setiap acara besar doa selalu dari 3 agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin masa lalu tak banyak ulama datang ke gereja, atau pendeta ke masjid. Saat ini menjadi hukum baku di Maluku. Kalau gubernurnya kristen, wakilnya Islam, begitu juga sebaliknya. Itu cara kita menjaga masa depan," papar ketua PMI itu.
JK dalam kesempatan itu memohon doa restu dari tokoh agama untuk usahanya dalam memenangkan Pilpres bersama Jokowi. "Saya kalau ke Maluku bertemu tokoh-tokoh masyarakat, saya minta doa restu dan harapan, sekaligus bagaimana kita semua, bangsa ini ke depan ialah bangga, yang tentunya dapat kedamaian, dapat kemakmuran dengan kerja kita bersama," ucap JK.
(iqb/vid)











































