"Sebelumnya ada dua kali ledakan. Terus kereta berhenti, pelan-pelan," jelas salah satu penumpang, Isfaga saat berbincang di lokasi, Selasa (10/6/2014).
Menurutnya, saat mendengar adanya ledakan, para penumpang berteriak ketakutan di dalam gerbong. "Semuanya yang ada di gerbong teriak, terutama ibu-ibu," kata Isfaga.
Saat ini, petugas masih memperbaiki LAA yang terputus. Sementara penumpang kereta, sebagian besar memilih turun dari kereta dan memilih melanjutkan perjalanannya menggunakan angkot.
(spt/nwk)










































