Di antara saluran bawah tanah tersebut, ada pipa milik Pertamina Gas (Pertagas) di Jalan Fatmawati dan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Terkait hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sudah berkoordinasi untuk pemindahan pipa gas milik mereka.
"Pertagas udah ketemu tadi. Jadi pertagas akan urus. Saya udah BBM ke dirutnya," kata Basuki T Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2014).
Ia mengatakan, menurut pihak Pertagas ada 8 titik jalan dengan pipa gas bawah tanah milik perusahaan mereka yang dilewati jalur MRT.
"Ada 8 titik yang kena gas," kata Ahok.
Selain pipa gas tersebut, jaringan utilitas lainnya yang perlu segera dipindahkan yakni jaringan pipa PAM (Palyja), jaringan kabel tegangan menengah dan tinggi di Gardu PLN Dukuh Atas.
Pemindahan ini akan sepenuhnya ditangani oleh Dinas PU DKI. Mantan Bupati Belitung Timur ini menyatakan terus berupaya mempercepat koordinasi untuk pemindahan utilitas. "Kita kerja cepat," katanya.
(bil/fdn)











































