Tapi kiranya, penambahan penumpang ini masih belum diiringi peningkatan pelayanan. Tengok saja pada Rabu (4/6), para penumpang tujuan Bekasi teriak-teriak. Tak ada kereta menuju rumah mereka yang mampir ke Stasiun Manggarai.
"Sudah hampir 3 jam untuk menunggu kereta Bekasi tapi tak ada satu pun kereta Bekasi yang berangkat, hanya kereta luar kota saja," kata Ira, seorang penumpang kereta dalam surat elektroniknya ke redaksi@detik.com sore kemarin pukul 18.00 WIB.
"Tolong dong dibantu, penumpang KRL menumpuk di Manggarai. Saya sejam di sini nggak ada kereta ke Bekasi. Ada KRL yang gangguan di Cikini, kabarnya Stasiun Manggarai gangguan wesel, dan yang jelas jadwal perka baru tidak mempermudah penumpang, khususnya tujuan Bekasi," demikian penuturan Indrastuti dalam surat elektroniknya sore kemarin.
Pihak PT KCJ pastinya sudah berusaha memberi layanan terbaik. Buktinya penambahan jadwal kereta dilakukan. Tapi ya itu tadi gangguan-gangguan kereta di jam sibuk yang kurang diantisipasi membuat ribuan penumpang berteriak.
Nah, soal jadwal baru yakni penambahan kereta juga tak luput dari kritik. Kiranya PT KCJ tak melakukan survei ke masyarakat. Alhasil kebijakan itu malah membuat kritik pedas yang mengalir tak henti-henti.
"Selama 5 tahun saya pengguna layanan KRL Bogor-Jakarta, namun belum saya rasakan pelayanan yang optimal dari PT KCJ terhadap user public transportasi secara optimal kecuali sat ada Pakuan Ekspress. Perubahan Jadwal kerap kali tidak didasari pada kebutuhan pengguna jasa kereta KRL tersebut serta kondisi kereta yang kerap sering mengalami kerusakan serta penanganan masalah yang tidak sigap," kritik penumpang kereta Ery Riadjulia dalam surat elektroniknya.
Ery bertutur, perubahan Jadwal yang diberlakukan mulai 1 Juni sangat menyulitkan para pengguna kereta untuk berangkat kerja. Penambahan jadwal kereta dengan target mengurangi kepadatan penumpukan penumpang malah sebaliknya jauh dari Target.
"Penambahan mestinya dilakukan pada saat tingginya penumpang Berangkat-pulang kerja baik Bogor maupun Bekasi. Perubahan jadwal dari jam 06.15 - 7.30 WIB yang harusnya ditambah atau per 5 menit sebaliknya antara jam 15.00-19.00 WIB Baik arah Bogor maupun Bekasi," tutup Ery.
(ndr/mad)










































