Timses Prabowo-Hatta Nilai Presiden SBY Tidak Tegas

Timses Prabowo-Hatta Nilai Presiden SBY Tidak Tegas

- detikNews
Rabu, 04 Jun 2014 13:18 WIB
Timses Prabowo-Hatta Nilai Presiden SBY Tidak Tegas
Jakarta - Anggota Dewan Pakar dan Penasihat Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Syarwan Hamid mempertanyakan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak tegas terhadap menteri-menterinya. Saat berpidato di acara rapat koordinasi pemantapan pemilihan presiden dan wakil presiden kemarin misalnya, SBY hanya menyindir menteri yang tidak bekerja optimal.

Presiden SBY menilai ada sejumlah menteri yang mulai sibuk kampanye dan meninggalkan pekerjaannya. Menurut Syarwan, jika kinerja seorang menteri dinilai tidak maksimal seharusnya sebagai presiden, SBY bisa langsung menggantinya.

"Sebenarnya enggak usah disindir-sindir gitu. Kalau salah ya dipanggil saja langsung dan ngomong. Menteri-menteri itu kan bawahan. Memang dipilih dia sebagai Presiden. Kalau salah ya suruh mundur saja. Tegas aturan dan jangan abu-abu," ujar Syarwan di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (4/5/2014).

Purnawirawan TNI bintang tiga itu menyebut, tawaran mundur jika tak bisa kerja secara maksimal seharusnya disampaikan sebelum kabinet berjalan atau minimal ada semacam kontrak politik.

Sementara terkait status Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang juga menjabat Ketua Harian Tim Prabowo-Hatta, Syarwan menilai tidak ada yang salah dengan pilihan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Apalagi Zulkifli Hasan sejauh ini masih bisa fokus membagi tugasnya baik selaku menteri ataupun timses Prabowo-Hatta. "Saya jarang lihat Zulkifli di sini. Kalaupun ke sini kan dia paling malam setelah dari kantor kementerian. Masih bisa bagi waktu dia lah," kata pria yang juga mantan Menteri Dalam Negeri itu.

(erd/nia)


Berita Terkait