Merasa Utang Budi, Kakek di Pontianak Ini Edarkan Sabu dan Ekstasi

Merasa Utang Budi, Kakek di Pontianak Ini Edarkan Sabu dan Ekstasi

- detikNews
Senin, 02 Jun 2014 12:08 WIB
Merasa Utang Budi, Kakek di Pontianak Ini Edarkan Sabu dan Ekstasi
Jakarta - Di usia yang tidak muda lagi, Muhammad Said (67) harusnya bisa memanfaatkan waktu senjanya dengan beribadah. Namun, nyatanya Said malah menjadi distributor narkotika. Polisi menemukan 4 kilogram sabu dan 3.930 butir ekstasi dari tangan sang kakek ini.

"Semestinya sisa umur dipakai untuk ibadah, mensucikan diri, tapi dengan iming-iming dia terlibat dan bersedia bekerjasama dengan sindikat internasional menjadi distributor narkoba," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Deddy Fauzi el-Hakim, dalam konferensi pers di Gedung BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (2/6/2014).

Deddy menuturkan, awal mula keterlibatan Said adalah ketika dirinya dibantu pengobatan oleh seorang bandar berinisial AU.

"Dan balas budinya dia mau terlibat di jaringan sindikat internasional," kata Deddy.

Dalam mengedarkan narkoba milik bandar tersebut, Said diberikan upah sebesar Rp 6 juta. "Bagi yang bersangkutan ini cukup besar," imbuh Deddy.

Pengungkapan Said merupakan rentetan pengungkapan yang dilakukan BNN sebelumnya di Kediri pada April 2014 lalu. Saat itu, petugas menangkap empat orang tersangka dengan sejumlah barang bukti narkotika.

"Rentetan kasus Kediri ini ada hubungan dengan tersangka yang kita tangkap di Pontianak," jelasnya.

Said sendiri pasrah dengan proses hukum yang kini dihadapinya. Kerut di mukanya kian jelas terlihat ketika petugas BNN membawanya ke ruang konferensi pers BNN dengan tangan terborgol dan mengenakan baju tahanan biru.

(bar/bar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads