"Mungkin dalam rangka berjuang bersama. Saya rasa kita bisa sama-sama, karena visi misi kita sama," ujar Rhoma saat ditanya wartawan tujuan dari rencana Prabowo ke rumahnya, Senin (19/5/2014).
Kesamaan visi dan misi tersebut, Rhoma menjelaskan, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin tegas dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada. Seperti anarkisme, konflik horizontal, perampokan, perkosaan, hingga terorisme dan korupsi.
"Kita ini, sekarang ini sudah memasuki era liberalisasi, terus terang saja kita kebablasan. Ada anarkisme, konflik horizontal, kriminalitas, perampokan, pembunuhan, perkosaan, pedhofilia semakin marak. Dan juga terorisme, narkoba korupsi, ini dibutuhkan pemimpin yang tegas," ujarnya memaparkan.
Menurut Rhoma, peluang dirinya masih terbuka untuk menjadi juru kampanye pasangan Prabowo - Hatta. Namun kepastiannya masih menunggu hasil pertemuan besok.
"Saya rasa sebagai kontribusi dalam bentuk apa aja. Tapi besok," ujarnya.
Selain itu, Rhoma masih enggan menjawab saat ditanya apa yang ia harapkan dari Prabowo.
"Lihat besok," ujarnya diplomatis.
(idh/bil)











































