"Rapimnas kali ini memberikan kewenangan penuh pada Ketum untuk menentukan antara tiga arus. Pertama arus Prabowo, arus Jokowi, dan yang terbaru arus Demokrat," ujar Idrus di lokasi Rapimnas, JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (18/5/2014).
Idrus berpendapat bahwa saat ini segala kemungkinan masih ada. Sebelumnya muncul pula wacana memasangkan Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dengan Pramono Edhie.
"Itu kan baru opsi saja. Saya kira sepanjang itu masih belum keputusan akan bergerak terus. Terutama yang berkenaan dengan kalkulasi ke depan. Saya kira ketiga arus ini masih terbuka semuanya," imbuh Idrus.
Idrus pun tak memungkiri jika tujuan Golkar adalah memenangi pilpres. Menurut dia hanya dengan masuk ke pemerintahan maka cita-cita partai terwujud.
"Yang pasti sebagai parpol selalu berpikir ingin menang. Bukan pilihan tapi konstruksi golkar dibentuk adalah mewujudkan cita cita ideologi. Saya berpandangan tak ada partai yang dibentuk hanya untuk oposisi," pungkas dia.
(bpn/rvk)










































