"Tapi kalau ditanya, sampeyan mau pilih siapa, ya saya pilih Pak Prabowo. Itu hak politik saya," tutur Said Aqil usai perayaan hari ulang tahun NU ke 91 di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2014).
Dirinya membebaskan warga NU untuk mendukung capres manapun. Ini karena Said tak punya kewenangan mengarahkan dukungan ke seluruh warga Nahdhiyin.
"Kalau warga NU bebas. Silakan mau milih siapa saja. Saya tidak dibenarkan memberi instruksi untuk menentukan pilihan Pilpres kepada warga NU," tuturnya.
Dirinya memilih mendukung capres Partai Gerindra itu karena faktor ketegasan. Prabowo dinilainya bisa menghalau intervensi pihak asing terhadap Indonesia.
"Karena dia tegas, berani, dan kita harapkan bisa memperkuat Indonesia yang berdaulat di bidang politik, ekonomi, dan budaya. Jangan sampai kita didikte oleh luar negeri," ujarnya.
(dnu/trq)











































