Sudin Pendidikan Jakut Terima Laporan Pelecehan Seksual di PAUD

Sudin Pendidikan Jakut Terima Laporan Pelecehan Seksual di PAUD

- detikNews
Selasa, 13 Mei 2014 22:34 WIB
Jakarta - Kasus pelecehan seksual terjadi di Saint Monica Jakarta School berdasarkan laporan orangtua murid kepada Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara. Setelah mendatangi sekolah internasional itu, Sudin Pendidikan Jakut tak menemukan izin sekolah itu mengelola PAUD.

"Tadi siang, saya mendatangi sekolah itu begitu mendapat laporan terjadi pelecehan seksual, di sana saya bertemu dengan dinas Kepala TU," ujar Kasudin Pendidikan Menengah Jakarta Utara, Mustafa Kemal kepada detikcom, Selasa (13/5/2014).

Dikatakan Kemal, maksud dan tujuan mendatangi sekolah tersebut untuk mendapat penjelasan tentang kasus pelecehan seksual. Namun meski telah didatangi, pihak dinas pendidikan tak mendapatkan keterangan apapun dari pihak sekolah.

"Begitu saya tanya ke Kepala TU Ibu Emi mengenai kasus pelecehan seksual, saya malah disuruh tanya ke kuasa hukum pihak sekolah, yang artinya memang benar ada kasus itu. Saya sampai tanya berkali-kali lagi, dia malah mengelak terus," tuturnya.

Terlepas dari kasus yang tengah menimpa sekolah itu, Kemal pun menanyakan tentang izin operasional kelompok bermain Saint Monica School tersebut. Lagi-lagi pihak sekolah enggan mengkonfirmasi.

"Sebelum berangkat, saya juga sudah sempat cek juga, ternyata sekolah ini hanya memiliki izin untuk kegiatan taman kanak-kanak, namun untuk kelompok bermain belum memiliki izin. Perlu diketahui izin taman kanak-kanak berbeda dengan izin kelompok bermain atau disebut dengan Paud (pendidikan anak usia dini-red)," imbuhnya.

Ia mengungkapkan dirinya akan membentuk tim verifikasi atas sekolah tersebut. Sementara untuk proses hukum akan kasus pelecehan seksual dipercayakan dirinya kepada pihak kepolisian.

"Besok saya akan kirim tim untuk verifikasi sekolah bersama teman-teman. Sementara untuk proses kasus kita serahkan biar polisi yang menyelidiki karena ibu korban juga sudah membuat laporan ke Polda juga," tutupnya.


(edo/vid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini