"Terobosan yang bisa dilakukan SBY bukanlah merapat pada salah satu kubu besar saat ini yakni Jokowi atau Prabowo, tapi mencalonkan tokoh baru yang menggambarkan terobosan politik," kata pengamat politik CSIS J Kristiadi dalam rilisnya, Sabtu (10/5/2014).
Memunculkan figur sendiri dinilai lebih baik untuk Demokrat daripada menjadi kawan koalisi capres yang sudah ada saat ini. Di antara nama peserta konvensi, sosok Anies Baswedan menjadi salah satu nama yang diusulkan.
"SBY bisa buat terobosan kalau ia mencalonkan Anies Baswedan. Mencalonkan Anies berarti SBY sedang membuktikan ia keluar dari figur yang itu-itu saja. Mendobrak kebekuan politik saat ini," lanjutnya.
Menurutnya pencalonan Anies Baswedan saat ini bukti demokrasi yang terjadi di tubuh partai berlambang mercy tersebut. Salah satu faktornya karena Anies memiliki rekam jejak yang baik selama ini.
Kehadiran rektor Universitas Paramadina di kancah perpolitikan Indonesia, kata Kristiadi, akan menjadi angin segar bagi masyarakat. Hal ini karena selama ini calon yang sudah ada saling melempar isu sambil berdebat tentang masa lalu sang figur.
(bil/fjp)











































