Menurutnya, pemandangan tersebut cermin Papua yang sangat toleransi kepada semua perbedaan yang ada di bumi Cendrawasih.
"Siapa pun yang ingin belajar toleransi, belajarlah ke Sorong," kata M Nuh di hadapan ratusan siswa SMPN 3 Sorong, Jumat (9/5/2014).
Dalam kunjungan itu, M Nuh juga disambut dengan tarian Balada Burung Cendrawasih yang dimainkan siswa-siswa SMPN tersebut. Tarian menceritakan sekelompok burung Cendrawasih yang diburu hingga nyaris punah. Pada akhirnya, pemburu itu menyadari apa yang dibuatnya keliru.
"Tarian tadi menunjukan kita harus memberikan perlindungan kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan, termasuk Cendrawasih. Inilah pesan, betapa pentingnya menumbuhkan sikap, karakter yang saling mengasihi. Dari SMP 3 Kabupaten Sorong ini, marilah kita mulai gerakan moral cinta kasih sesama makhluh hidup," ujar M Nuh.
Seseaat sebelumnya, M Nuh juga menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori ucapan terbanyak di kain atas suksesnya program Sarjana Mengajar Daerah Terdepan, Tertinggal dan Terluar (SM3T). Kepada siswa-siswa SMP, M Nuh berpesan supaya bisa melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi.
"Jangan buru-buru menikah," pesan Mendikbud yang disambut tawa siswa.
(asp/ndr)











































