"Saya rasa biasa aja. Saya lihat enggak, enggak nyindir khusus begitu buat Pak Prabowo," ujar Ketua DPP Gerindra, Habiburokhman saat dihubungi detikcom, Kamis (8/5).
Dia mengatakan sejauh ini pernyataan Prabowo Subianto dalam setiap kampanye masih wajar dan tidak muluk-muluk. Dengan latar belakang militer, Prabowo dianggap memiliki pola pikir nasionalis untuk persoalan bangsa. Mantan Danjen Kopassus itu juga punya
pandangan tersendiri untuk menyampaikan pendapatnya. "Masih wajar. Natural sebagai nasionalis. Enggak muluk-muluk kok," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ada lah peta koalisi. Tapi, lebih jelasnya tanya Fadli saja (Waketum Gerindra)," sebutnya.
Sebelumnya, dalam video sekitar 19 menit, SBY menilai janji-janji yang dilontarkan bakal capres dalam kampanye terkait janji nasionalisasi aset asing dianggap malah membahayakan perekonomian Indonesia. Adapun Prabowo dalam kampanyenya memang pernah menyatakan sikapnya soal isu nasionalisme di bidang ekonomi.
(hat/erd)










































