Gerindra Anggap Pernyataan Prabowo Soal Nasionalisasi Masih Wajar

Gerindra Anggap Pernyataan Prabowo Soal Nasionalisasi Masih Wajar

- detikNews
Kamis, 08 Mei 2014 17:46 WIB
Gerindra Anggap Pernyataan Prabowo Soal Nasionalisasi Masih Wajar
Jakarta - Partai Gerindra yakin pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyindir bakal calon presiden terkait janji nasionalisasi aset asing yang ada di Indonesia tidak ditujukan kepada Prabowo Subianto. Justru statement SBY dianggap sebagai kritik wajar untuk bakal capres lainnya yang akan bertarung di Pilpres.

"Saya rasa biasa aja. Saya lihat enggak, enggak nyindir khusus begitu buat Pak Prabowo," ujar Ketua DPP Gerindra, Habiburokhman saat dihubungi detikcom, Kamis (8/5).

Dia mengatakan sejauh ini pernyataan Prabowo Subianto dalam setiap kampanye masih wajar dan tidak muluk-muluk. Dengan latar belakang militer, Prabowo dianggap memiliki pola pikir nasionalis untuk persoalan bangsa. Mantan Danjen Kopassus itu juga punya
pandangan tersendiri untuk menyampaikan pendapatnya. "Masih wajar. Natural sebagai nasionalis. Enggak muluk-muluk kok," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditanya apakah pernyataan SBY ini mempengaruhi terhadap koalisi Gerindra-Partai Demokrat, dia enggan menjawabnya. Namun, yang pasti menurutnya kalau Gerindra sejauh ini sudah memiliki arah peta koalisi yang perkembangannya semakin bagus.
"Sudah ada lah peta koalisi. Tapi, lebih jelasnya tanya Fadli saja (Waketum Gerindra)," sebutnya.

Sebelumnya, dalam video sekitar 19 menit, SBY menilai janji-janji yang dilontarkan bakal capres dalam kampanye terkait janji nasionalisasi aset asing dianggap malah membahayakan perekonomian Indonesia. Adapun Prabowo dalam kampanyenya memang pernah menyatakan sikapnya soal isu nasionalisme di bidang ekonomi.



(hat/erd)


Berita Terkait