Ini Cara PT KAI Antisipasi Membludaknya Pengakses Tiket untuk KA Tambahan

Ini Cara PT KAI Antisipasi Membludaknya Pengakses Tiket untuk KA Tambahan

- detikNews
Selasa, 06 Mei 2014 18:53 WIB
Ini Cara PT KAI Antisipasi Membludaknya Pengakses Tiket untuk KA Tambahan
Jakarta - Berkaca pada pengalaman pekan lalu, pengakses tiket kereta api mudik untuk hari favorit sangat tinggi. Bahkan situs PT KAI sempat sulit diakses. Bagaimana mengantisipasi agar tak terjadi pada penjualan tiket tambahan nanti?

Dirut PT KAI Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya sudah melakukan sejumlah pembenahan. Mulai dari perbaikan aplikasi dan infrastruktur IT.

"PT KAI sudah melakukan optimalisasi infrastruktur sejak bulan Februari 2014 dan menaikkan tiga kali lipat bandwith menjadi 120 MB. Selain itu PT KAI sudah berkoordinasi dengan agen-agen PT KAI untuk memperbaiki aplikasi dan infrastrukturnya," jelas Jonan saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (6/5/2014).

Saat ini, kata Jonan, PT KAI menggunakan sistem jaringan fibre optic dengan MPLS dari PT Telkom, termasuk sistem aplikasi RTS (Rail Ticketing Service).

"Selama ini infrastruktur KAI termonitor day by day via NOC yang ada di kantor pusat KAI di Bandung," terangnya.

Dari peristiwa ludesnya tiket dalam waktu singkat untuk tiket hari-hari favorit, PT KAI juga sudah melakukan evaluasi. "Hasil evaluasi yang sudah kami lakukan adalah 'hit' dari calon pengguna KAI cukup tinggi dan mencapai 10 juta per day saat peak season arus mudik, (rata-ratanya 1,6 juta per day pada hari biasa)," imbuhnya.

Kereta tambahan nanti akan berjumlah 32 rangkaian. Tiket akan mulai dijual pada H-7 Lebaran, namun belum dijelaskan secara detail jadwal penjualannya.

(mad/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini