Dalam pertemuan Ical dan Prabowo di kediaman mantan Danjen Kopasus itu, Ical sempat dijamu makan siang. Informasi yang diterima detikcom, Selasa (6/5/2014), setelah makan siang Ical dan Prabowo menuju ke sebuah ruangan.
Ical dan Prabowo meminta kepada seluruh rombongannya untuk tidak ikut ke dalam ruangan. Bahkan ajudan keduanya juga dilarang ikut menemani.
"Kita lagi menata baik baik. Kita ngobrol Jika Pak Prabowo presidennya tugas saya apa sebagai wakil dan jika saya presiden tugas Pak Prabowo sebagai wakil apa," ujar Ical di Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (6/5/2014).
"Kita berbicara soal pembagian tugas. Kalau presiden menugaskan kan boleh," tambahnya.
Namun lagi lagi Ical menegaskan perbincangan keduanya tidak sampai membahas soal urutan capres dan cawapres.
"Lagi lagi capres dan cawapres hanya instrumen," kata Ical sambil tersenyum.
Ical menjelaskan dirinya juga berbicara dengan Prabowo soal Economy Policy dengan harapan masyarakat Indonesia berperan aktif dalam pembangunan.
"Bukan hanya 10 persen dan 20 persen masyarakat, tetapi seluruh rakyat Indonesia," ucapnya.
Ical juga mengatakan Prabowo setuju untuk memaksimalkan pembangun usaha kecil dan menengah.
(fiq/van)











































