Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menyebut kalau pembicaraan dengan PKS dan PAN berlangsung konsisten. Dia optimis kedua partai itu tidak akan pergi ke partai lain.
"Ini kan semuanya proses. Jadi, yang namanya pembicaraan itu perlu waktu, masing-masing kan sibuk juga. Pembicaraan juga continue. Baik PAN, PKS itu berlangsung setiap hari. Jadi, enggak harus diberitakan kan," kata Fadli saat dihubungi detik.com, Jumat (2/5).
Dia tidak setuju terhadap anggapan sejumlah pihak termasuk pengamat politik kalau dukungan PAN dan PKS kepada Gerindra tertahan karena masih melihat peluang koalisi dengan parpol lain. Menurutnya lebih baik melihat hasilnya langsung pergerakan strategi politik Gerindra.
"Pengamat-pengamat ini kan tidak ngerti bagaimana prosesnya. Mereka kan cuma lihat berita-berita di media," ujarnya.
Fadli menambahkan keyakinannya kalau beberapa suara partai menengah bakal direngguk Gerindra. Dia menepis kalau ada penilaian partai menengah 'sok jual mahal' atau terlalu lama dalan keputusan terkait kepastian koalisi dengan tiga partai besar dalam Pemilu Legislatif lalu.
"Kita tidak melihat itu (sok jual mahal) ya, ini kan bukan terlalu lama. Penentuan itu kan masih di bulan ini, banyak partai politik masih menunggu seberapa besar hasil perolehan kursi mereka. Dan mereka jelas kalau kurang ya lewat proses komunikasi politik dan koalisi," sebutnya.
Meski belum ada kontrak politik dalam koalisi, Fadli juga yakin suara partai Islam termasuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang baru saja islah dari konflik internal bakal tetap mendukung Gerindra. Dia pun menekankan kalau pekan ini, Gerindra sedang mengupayakan finalisasi komunikasi penjajakan koalisi dengan beberapa parpol terkait.
"Sama PPP kita aja tetap optimis. PAN, PKS juga lah. Saya dari siang sudah safari politik. Ketemu lau sama beberapa tokoh pimpinan partai. Rencana ada tiga parpol lah. Kita usahakan bicara finalisasi itu," ujarnya
(hat/trq)











































