Apabila koalisi antara Gerindra dengan Hanura bisa terwujud menurut Muzani sangat menguntungkan Prabowo dan Wiranto. "Saya kira sangat bagus, karena akan menangkis anggapan tentang Prabowo dan Wiranto," kata Muzani.
Hubungan Wiranto dengan Prabowo disebut sempat merenggang setelah lengsernya Presiden Soeharto pada 1998. Saat itu Wiranto sebagai Panglima TNI adalah atasan Prabowo yang menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat. Peristiwa penculikan aktivis pada tahun 1998 membuat hubungan keduanya merenggang.
Pada tahun 2004 Wiranto dan Prabowo sempat bertarung di Konvensi calon presiden Partai Golongan Karya. Namun Prabowo gagal, dan Wiranto menjadi capres dari Golkar.
Usai pemilihan presiden dan wakil presiden 2004 keduanya sama-sama keluar dari Partai Golkar. Wiranto mendirikan Partai Hanura, dan Prabowo kemudian mendirikan Partai Gerindra.
(erd/van)











































