General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Herry A Y Sikado mengatakan, landasan pacu ditutup selama satu jam. Sejak pukul 15.43 Wita, bandara kembali melayani penerbangan baik yang mendarat maupun berangkat.
Herry mengatakan, akibat penutupan bandara tersebut beberapa penerbangan mengalami keterlambatan, bahkan ada yang harus dialihkan. "Selama closed runway, beberapa penerbangan harus mengalami keterlambatan dan dialihkan (divert) ke bandara lain. Total 7 penerbangan harus dialihkan ke Surabaya, antara lain milik Citilink, Garuda Indonesia, Malaysia Airline, China Airline, Mandala Air, Eva Air dan Cathay Pacific. 1 penerbangan Garuda harus dialihkan ke Lombok" kata Herry.
Selain itu, ada 5 penerbangan yangs sedianya siap untuk diberangkatkan harus kembali ke parkir pesawat (apron). "Saat ini operasional berjalan aman dan lancar," katanya.
Pihak Bandara I Ngurah Rai berterima kasih kepada pihak keamanan yang dengan sigap menangani kasus isu pembajakan yang terjadi di pesawat Virgin Australia tersebut. Matt Christopher yang beraksi nekat di bawah pengaruh alkohol itu kini sudah diamankan pihak kepolisian.
"Pada kesempatan ini kami selaku pengelola bandara ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, Danlanud, Kapolres, Kantor Otoritas Bandara dan seluruh instansi terkait atas dukungan dan kerja sama yang diberikan sehingga peristiwa ini dapat tertangani dengan baik" tambahnya.
(jor/sip)










































