"Memang ada informasi perompakan itu, jadi saat perompak meninggalkan kapal mereka membawa 3 ABK yang berasal dari Indonesia dari 7 orang WNI yang ada di kapal," ucap Jubir Kemlu, Michael Tene, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (24/4/2014).
Tene mengatakan 4 ABK yang tidak ikut dibawa oleh perompak dalam keadaan baik-baik saja. Sedangkan 3 lainnya masih belum diketahui.
"Kita masih terus berkoordinasi dengan pihak keamanan Malaysia," ucapnya.
Lanjut, Tene menambahkan, saat ini tim KBRI di Malaysia sedang dalam perjalanan menuju Port Klang tempat kapal dibajak.
"Tim kita di sana sedang menuju pelabuhan untuk menemui ABK WNI yang selamat," ujarnya.
Kapal tanker Naninwa Maru 1 milik perusahaan Jepang dibajak oleh perompak di Selat Malaka. Kapal tersebut dibajak di Selat Malaka saat melakukan pelayaran dari Singapura menuju Myanmar.
Dilansir dari Reuters, Kamis (24/4/2014), peristiwa pembajakan tersebut terjadi pada 22 April pukul 01.00 waktu setempat. Diperkirakan jumlah perompak ada sekitar 5 orang.
(rvk/ndr)










































