"Dalam rapimnas nanti akan dibicarakan penyebab-penyebab kegagalan. Partai ini bersifat terbuka bukan milik anggota tertentu. Oleh karena itu forum dalam rapimnas ini terbuka," kata Tantowi dalam jumpa pers bersama Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) di Restoran Pulau Dua, Kompleks Taman Ria Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (19/4/2014).
Tantowi mengatakan, berdasarkan penghitungan cepat hasil Pileg lalu, perolehan suara Golkar jauh dari target 25-26 persen. Memandang dan mencermati kegagalan partai meraih target suara, hasil rapat AMPG menghasilkan lima pernyataan sikap.
Pertama, kegagalan dan kekalahan dalam memenuhi target perolehan suara memerlukan respons yang serius dari DPP Golkar. Respons tersebut hendaknya diaktualisasikan dalam bentuk evaluasi atas kinerja DPP Golkar karena selama ini terkait dengan langkah-langkah pemenangan Pemilu, baik pileg maupu pilpres. "Oleh sebab itu dalam bentuk evaluasi kinerja," tegas Tantowi.
Kedua, PP AMPG memandang evaluasi atas kinerja pemenangan pemilu DPP Golkar merupakan sebuah kewajaran dalam rangka mengurai kekurangan dan kelemahan sistem dan strategi yang selama ini dijalankan.
Ketiga, keengganan untuk melakukan evaluasi atas sejumlah kegagalan dan kekalahan yang dialami Golkar dalam berbagai kontestasi Pilkada sebelumnya menjadi pelajaran penting, betapa realitas yang sama terjadi dan akan senantiasa terulang. "Disebabkan tidak adanya upaya serius untuk mengatasi akar persoalan yang sesungguhnya," ujar Tantowi.
Keempat, keenganan untuk melakukan evaluasi atas sejumlah kegagalan dan kekalahan akan berdampak negatif bagi pencapaian target kemenangan dalam kontestasi Pilpres yang akan datang.
Adapun yang kelima yaitu PP AMPG memandang kegagalan dan kekalahan dalam memenuhi target perolehan suara menyisakan persoalan tentang efektivitas strategi pemenangan pemilu yang selama ini dijalankan oleh DPP Golkar. "Atas dasar itu, evaluasi pemenangan pemilu legislatif adalah keniscayaan," kata Tantowi menekankan.
Dalam jumpa pers ini Tantowi di dampingi oleh Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Yoris Raweyai dan Pahlevi serta Sekjen PP AMPG Muhammad Samuji.
(brn/rmd)











































