"Sama ketua komite sudah diajuin ke Diknas sekolah ini rawan roboh, tapi cuma sampai di foto-foto tapi tidak pernah ada tindak lanjut," ujar Kepala sekolah SDN 14 Malaka SAri, Isti Faiyah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/4/2014).
Isti mengatakan dalam suatu pertemuan rapat dengan Dinas Pendidikan, pihaknya selalu mengajukan permohonan rehab total. "Waktu permohonan rehab kita sudah nomor satu, tapi begitu masuk ke rapat di DPRD permohonan rehab kami selalu dicoret," imbuhnya.
Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kasudin pendidikan dasar Jaktim, Nasrudin mengakui usulan rehab sekolah yang dicoret dalam rapat anggaran. Pihaknya pun tak mengetahui alasan pencoretan itu.
"Kita selalu usulkan juga entah kenapa anggaran itu selalu dicoret di dewan. Padahal SDN Malakasari 14 ini masuk skala prioritas lantaran kondisinya parah," jelas Nasrudin.
Nasrudin pun mengatakan usulan rehab pun sudah diajukan kembali dan diterima Bapeda pada 6 Februari 2014. Dalam usulan tersebut SDN Malaka Sari 14 dengan prioritas ke- 5.
"Kami juga berharap agar sekolah itu direhab berat karena kondisinya memprihatinkan. Ternyata saat ini tidak masuk dalam anggaran 2014 lagi. Rencananya akan kami usulkan pada APBD perubahan 2014," ungkapnya tanpa memberikan penjelasan pencoretan usulan anggaran.
(edo/kha)











































