Mengapa Agung Pilih Amien?

Mengapa Agung Pilih Amien?

- detikNews
Senin, 13 Des 2004 16:50 WIB
Jakarta - Agung Laksono, ketua DPP Partai Golkar dan ketua DPR, mengeluarkan buku biografi. Peluncuran bukunya hanya beberapa hari menjelang Munas (Musyawarah Nasional) Partai Golkar. Yang menarik, mengapa Agung memilih Amien Rais sebagai kata pengantarnya? Barangkali yang tahu rahasianya adalah Agung Laksono sendiri. Pemilihan nama Amien Rais sebagai pengantar buku ini diduga memiliki nilai khusus. Agak aneh, meski memang itu bukan hal yang luar biasa. Amien selama ini dikenal sebagai tokoh reformasi, sementara Golkar, partai politik tempat Agung beraktivitas, merupakan partai yang selama ini dicap sebagai partai Orde Baru. Jika hal itu yang dilihat, tentu pemilihan terhadap seorang Amien Rais cukup aneh. Tapi, bila dilihat dari hubungan personal, maka hal itu wajar-wajar saja. Nama Amien Rais terpampang di halaman depan buku setebal 195 halaman ini. Di sampul buku yang luks ini, tertulis di bagian bawah pojok kanan 'pengantar Prof Dr H.M Amien Rais, MA'. Ada yang menduga pemilihan nama Amien Rais ini sebagai upaya untuk memuluskan langkah Agung Laksono sebagai calon ketua umum Partai Golkar dalam Munas di Bali 15-20 Desember mendatang. Setidaknya, citra Agung Laksono akan memiliki nilai 'lebih'. Alasan lain, agar buku ini bisa tambah 'laris'. Ingat, tahun 2009, Golkar memiliki agenda lebih besar untuk merebut kursi presiden. Dugaan-dugaan ini muncul, karena mengapa Agung Laksono tidak memilih Akbar Tandjung sebagai tokoh yang memberikan pengantarnya. Padahal, kalau dilihat historisnya, Agung lebih dekat dengan Akbar dibanding Amien. Akbar juga tokoh nasional.Bila memang muatannya demi kepentingan Munas Golkar, tampaknya Agung cukup cerdas tetap menempatkan kata sambutan Akbar sebagai ketua umum Golkar dalam bukunya itu. Tapi, semua ini dibantah Agung. "Tidak ada (kaitan dengan Munas)," kata Agung saat ditanya mengenai peluncuran bukunya yang berjudul 'Rumah Terindah untuk Rakyat, Perjalanan dan Pandangan Politik Menuju Indonesia yang kita Cita-citakan' terkait peluncuran yang mepet dengan Munas dan adanya pengantar dari Amien Rais itu. Saat ditanya mengapa dirinya memilih Amien Rais sebagai penulis pengantar bukunya, Agung Laksono hanya menjawab singkat. "Tidak ada maksud apa-apa. Ya supaya lebih aja. Kan tokoh-tokoh ada di mana-mana," ungkap mantan ketua umum DPP AMPI (Angkatan Muda Pembaruan Indonesia), onderbouw Golkar, itu. Saat memberikan kata pengantar dalam peluncuran buku ini, Amien ternyata juga mengaku mengenal Agung Laksono sebagai pribadi. "Agung yang saya kenal, sosoknya terbuka dan luwes dalam pergaulan," kata Amien yang disambut tepuk tangan para undangan peluncuran buku ini di Ballroom Hotel Hilton, Jakarta, Senin (13/12/2004). Buku Agung Laksono ini diterbitkan oleh Info Jaya Abadi. Buku ini dicetak dengan kertas yang luks. Buku yang dieditori Hardi R Hermawan, Budi Kusumah, dan Sofyan Hartanto ini, bersampulkan gambar sketsa rumah dan foto Agung Laksono di pojok atas bagian kanan. Agung tampaknya berani mengeluarkan kocek yang cukup besar dalam peluncuran bukunya itu. Selain peluncurannya dilakukan di hotel berbintang lima, Agung juga sebelumnya mengiklankan peluncuran buku ini di sejumlah media massa. Presiden SBY juga menyempatkan diri untuk menghadiri peluncurannya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads