Raker Perwakilan RI Bahas Perlindungan WNI
Senin, 13 Des 2004 15:35 WIB
Jakarta - Sejumlah persoalan penting menjadi pokok bahasan dalam raker perwakilan RI di luar negeri di Jakarta. Persoalan penting itu diantaranya masalah perlindungan WNI dan Palestina. Menurut Jubir Deplu Marty Natalegawa, untuk menangani persoalan luar negeri, pihaknya telah membentuk kelompok kerja (Pokja). Tugas Pokja itu menangani isu tertentu seperti perlindungan WNI, Palestina, Integrasi Asean dan persoalan kawasan. "Kita harus pandai mencari peluang bagaimana Indonesia bisa berkiprah dalam masalah Palestina. Misalnya dengan mewacanakan pemilu di Indonesia yang demokratis, itu bisa kita bagikan kepada mereka," ujar Marty dalam konpers di Deplu, Jl. Pejambon, Jakarta, Senin (13/12/2004). Dimulai hari ini, raker perwakilan RI akan berlangsung selama 5 hari. Raker yang dihadiri 199 orang dari perwakilan luar negeri RI di 85 negara itu dibuka Presiden SBY di Istana Negara. Menurut Marty, tujuan raker melakukan konsolidasi dan bertukar pikiran serta merancang gerak langkah bersama. "Intinya yang diharapkan adalah pemahaman oleh semua perwakilan tentang program Kabinet Indonesia Bersatu agar dapat menyerap dan menjabarkan dengan baik dan diterjemahkan dalam sisi dan tugas diplomasi secara cerdas," paparnya.
(rif/)











































