"Bila mereka ingin lebih baik, sebaiknya ditinjau ulang," kata peneliti lembaga survei Pusat Data Bersatu (PDB) Agus Herta Sumarto kepada wartawan usai rilis di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakpus, Rabu (2/4/2014).
Agus menyarankan Golkar mulai melirik tokoh lain sebagai alternatif. Golkar juga harus mulai menjalin komunikasi dengan parpol lain.
"Mungkin bisa melirik tokoh lain dan gabung ke partai lain," ujar Agus.
Agus mengamini, dari hasil survei yang dilakukan PDB pun, elektabilitas Ical tidak beranjak naik. Stagnannya elektabilitas Ical ini bisa membuat resah kader Golkar karena partainya juga tak beranjak elektabilitasnya.
"Bisa jadi akan ada evaluasi," ujarnya.
PDB menggelar survei dengan metode wawancara via telepon pada 7-14 Maret 2014. Responden adalah 1.500 orang yang dipilih secara acak dari buku telepon 170 kota di 33 provinsi di Indonesia. Margin of error survei ini 2,5% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Berikut hasil lengkap survei PDB:
1. Jokowi 29,8%
2. Prabowo 11,6%
3. Wiranto 5%
4. Dahlan Iskan 3,8%
5. Aburizal Bakrie 3,7%
6. Mahfud MD 3%
7. Jusuf Kalla 3%
8. Anies Baswedan 1,9%
9. Megawati 1,7%
10. Hatta Rajasa 1%
11. Gita Wirjawan 1%
12. Hidayat Nur Wahid 0,7%
13. Rhoma Irama 0,7%
14. Chairul Tanjung 0,3%
15. Pramono Edhie 0,1%
Lainnya 0,7%
Tidak tahu 32,1%
(trq/fdn)










































