Prabowo: Kalau Ada yang Beri Uang Terima Duitnya, Tapi Tetap Pilih Gerindra

Prabowo: Kalau Ada yang Beri Uang Terima Duitnya, Tapi Tetap Pilih Gerindra

- detikNews
Sabtu, 29 Mar 2014 17:43 WIB
Prabowo: Kalau Ada yang Beri Uang Terima Duitnya, Tapi Tetap Pilih Gerindra
Yogyakarta - Calon Presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto mengimbau kepada massa di Gunung Kidul, Yogyakarta agar tidak golput pada 9 April mendatang. Menurutnya, kalau tidak mencoblos sama saja membantu penjahat koruptor menguasai legislatif.

Ketua Dewan Pembina Gerindra itu mengatakan kalau ada caleg atau partai yang memberikan duit saat pencoblosan sebaiknya diterima karena duit yang dipakai adalah duit rakyat.

"Kalian terima duitnya karena itu uang kalian sendiri. Uang rakyat yang dikorupsi. Tapi, ambil duitnya tetap pilih Gerindra," kata Prabowo dalam orasinya di Lapangan Desa Gading, Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabtu (29/3).

Dia menegaskan selama keliling ke berbagai daerah, masyarakat setempat menghendaki perubahan dari kesejahteraan ekonomi. Bagi dia, sebagai negara dengan sumber kekayaan alam terbesar nomor lima dunia, masyarakat Indonesia seharusnya sejahtera. Bukan sebaliknya, banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan. Persoalan utama karena banyak koruptor yang beredar dan mencuri uang negara.

"Saya keliling Indonesia ke Medan, Pekalongan, Cilacap semuanya menghendaki ada perubahan. Kalau Gunung Kidul mau tidak? Kalau mau pilih Gerindra yang akan membawa perubahan untuk Indonesia," ujar purnawirawan jenderal bintang tiga itu.

Prabowo menyebut kalau para koruptor takut dengan kehadiran Gerindra yang siap menangkap para penjahat pencuri uang negara. Dia siap memberantas bersih para pelaku koruptor dan memberikan hukuman yang keras. Prabowo pun berharap masyarakat tidak mudah dibohongi dengan para koruptor yang merayu dengan uang saat Pemilu nanti.

"Uang rakyat itu mereka curi. Jangan coblos pilih mereka. Ambil uangnya kalau diberi. Itu uang kalian sendiri. Biar mampus mereka. Mereka takut sama Gerindra karena Prabowo tahu cara mereka," ujarnya.

(hat/ndr)


Berita Terkait