Militer AS Berencana Gelar Uji Coba Pertahanan Rudal
Kamis, 09 Des 2004 11:03 WIB
Jakarta -
Militer Amerika Serikat berencana melakukan tes penuh dari sistem pertahanan rudalnya. Ini akan menjadi uji coba pertama dalam waktu hampir dua tahun. Uji coba kemungkinan akan diadakan hari Jumat (10/12/2004) besok.Kondisi cuaca di lokasi peluncuran Alaska akan menjadi faktor penentu jadi tidaknya uji coba dilakukan. Demikian diungkapkan Rick Lehner, juru bicara untuk Badan Pertahanan Rudal (Missile Defence Agency), seperti dilansir kantor berita Associated Press, Kamis (9/12/2004).Tes senilai US$ 85 juta itu akan dilakukan seiring dengan persiapan final yang tengah dijalankan militer AS untuk mengaktifkan pertahanan rudal. Sistem pertahanan tersebut dirancang untuk melindungi Amerika dari serangan rudal balistik interkontinental dari Korea Utara ataupun negara lainnya.Saat uji coba nanti, sebuah rudal target akan diluncurkan dari Pulau Kodiak, Alaska dan sebuah rudal pencegat akan ditembakkan dari Pulau Kwajalein di Lautan Pasifik. Pemerintahan George W Bush telah menjadikan pengembangan sistem pertahanan rudal ini sebagai aspek utama dari kebijakan keamanan nasionalnya. Alasannya, program kontroversial itu vital untuk membela negara dari serangan rudal yang dilancarkan negara-negara musuh.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































