"Mayatnya laki-laki, kepalanya sedikit botak, ada jambang dan dada berbulu," kata Kabaopps Polres Batubara, Kompol Sitompul kepada detikcom, Rabu (12/3/2013).
Sitompul menambahkan, ada pembengkakkan di wajah mayat itu sehingga sulit dikenali. Mayat tersebut masih berpakaian lengkap. Tidak ditemukan tanda identitas apa pun di tubuhnya.
"Berpakaian lengan pendek baju kotak-kotak biru tua dan bercelana warna hitam," ucap Sitompul.
Polisi masih menyelidiki kasus ini. Pihaknya belum bisa memastikan apakah mayat tersebut merupakan salah satu penumpang dari pesawat Malaysia Airlines yang hilang di perairan Malaka Sabtu (8/3/2013) lalu.
"Kita belum sampai ke sana kita masih menyelidiki," tambahnya.
Lokasi temuan mayat ini berada satu alur di peraian selat Malaka. Sebelumnya seorang nelayan menemukan life raft atau alat keselamatan bertuliskan 'boarding' di Port Dickson, Malaysia. Letaknya satu alur dengan pulau Salahnama.
Meski begitu, belum ada keterangan resmi atau kepastian dari otoritas Malaysia soal dua temuan ini. Pencarian di Selat Malaka masih terus digelar.
(slm/mad)











































