ADVERTISEMENT

Jasa Penggerak Massa

Musim Kampanye Datang, Jasa Penggerak Massa Panen Uang

- detikNews
Senin, 10 Mar 2014 11:01 WIB
Pemesanan atribut partai meningkat menjelang kampanye pemilu 2014. (Foto-Rachman/detikcom)
Jakarta - Husin bin Kamil (51 tahun) berulang kali memandang layar telepon selulernya. Sabtu (8/3) akhir pekan lalu itu dia gelisah karena pesan singkat dan panggilan tak kunjung mampir ke telepon genggamnya.

Padahal dia sangat menantikan panggilan ataupun pesan masuk tersebut, karena terkait order penyediaan massa peserta kampanye. Husin yang mantan pengurus RW di Condet, Kramatjati, Jakarta Timur ini mengaku bisa menyediakan massa untuk ikut kampanye. Tentunya dengan imbalan sesuai kesepakatan.

Setiap menjelang musim kampanye akan menjadi berkah tersendiri bagi kakek dua cucu ini. Meski sudah lanjut usia, tapi semangatnya mencari massa buat kepentingan kampanye tidak pernah hilang. Maklum keuntungannya cukup lumayan.





Profesi sebagai penggerak massa kampanye itu telah dia lakoni sejak pemilihan umum 2009, hingga pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2012 lalu. Mulai saat itu nama Husin menjadi salah satu penggerak massa yang dicari tim sukses peserta pemilu.

Sabtu akhir pekan lalu, dia menunggu kabar dari anggota tim sukses seorang calon anggota legislatif. Husin diminta menyediakan 100 orang untuk ikut kampanye Maret ini. Jumlah massa dan jenis angkutan sudah disepakati, hanya tinggal menunggu kepastian harga.

“Katanya ini orang mau kasih kabar hari ini juga. Tapi, belum telepon-telepon juga. Jadi kagak sih?,” kata mantan pengurus RW di Condet Kramatjati, Jakarta Timur ini kepada detikcom, Sabtu (8/3) akhir pekan lalu.

Husin mengaku bisa mengumpulkan ratusan orang untuk ikut kampanye. Soal harga dia menjamin tidak mahal. Menurutnya, yang penting orang-orang ikut kampanye bisa makan dan dapat uang jajan. Dari pengalamannya, dia terbiasa hanya menerima orderan dua partai karena sudah kenal dengan jaringan tim relawannya.

Seorang praktisi di bidang konsultan politik mengakui adanya fenomena jasa penggerak massa untuk kampanye. Pemesannya bisa dari partai atau calon anggota legislatif sendiri. Kandidat wakil rakyat berlomba mengumpulkan massa dalam jumlah banyak.

Mereka menganggap dengan mendatangkan ratusan bahkan ribuan massa bisa mempengaruhi calon pemilih. Fenomena inilah yang kemudian dijadikan oleh sejumlah orang sebagai peluang. Bahkan menurut praktisi yang tidak mau disebutkan namanya itu, ada juga konsultan politik yang ikut menyediakan jasa penggerak massa.

Dia mengakui bahwa mengerahkan massa dalam jumlah banyak dilakukan sebagai salah satu upaya kapitalisasi di media massa. Meski mengatakan praktik ini sebenarnya tidak terlalu perlu namun dibutuhkan agar kampanye itu diliput oleh media.

Makin banyak jumlah massa yang berhasil dimobilisasi maka partai atau caleg tersebut akan makin dipandang ‘besar’.

“Itu lebih ke performance dalam konteks supaya dipersepsikan ‘kuat’,” kata pria yang tidak mau disebutkan namanya itu kepada detikcom, Ahad, (9/3) kemarin.

Fakta itulah yang menurut dia akhirnya memunculkan hubungan simbiosis mutualisme antara politisi dan seseorang ataupun konsultan politik. Jasa penggerak massa pun panen uang saat musim kampanye datang.

Lalu, berapa keuntungan yang mereka dapat?




(erd/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT