Pada Minggu (9/3/2014) pagi, tiga personel DVI terlihat mendatangi rumah CH Siregar di Jalan Bunga Kenanga, Medan, Sumatera Utara (Sumut). CH Siregar (63) merupakan ayah kandung dari Firman Chandra Siregar (24), salah seorang penumpang pesawat Malaysia Airlines yang hilang kontak itu.
Salah seorang petugas DVI menyatakan pengumpulan data ante mortem dilakukan untuk kepentingan antisipasi ke depan. Menyiapkan data yang diperlukan, sekiranya keadaan membutuhkan.
“Ini data untuk antisipasi jika diperlukan,” kata petugas tersebut.
Di kediaman keluarga Siregar, petugas memotret ulang foto-foto Firman yang tertempel di dinding dan foto lainnya. Petugas juga berencana mengambil sampel darah orang tua Firman dan juga rekam medis Firman.
Firman merupakan salah satu dari 7 WNI yang berada di dalam pesawat Malaysia Airlines yang hilang kontak. Pria lajang yang tamat dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini ke Beijing dalam rangka penempatan tugas dari perusahaan tempatnya bekerja, Schlumberger.
(rul/jor)










































