Pada Sabtu (8/3/2014) malam, terlihat sekitar 20-an kerabat berkumpul di ruang tamu rumah tersebut yang berada di Jalan Bunga Kenanga, Medan. Sembari menonton televisi yang suaranya dipelankan, mereka berusaha menyabarkan CH Siregar, ayah Firman.
“Sampai sekarang kita belum dapat kabar jelas mengenai posisi pesawat itu,” kata CH Siregar.
Para kerabat terlihat mulai berdatangan sejak Sabtu siang. Mereka masih menanti informasi tentang keberadaan pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH-370 yang hilang kontak dalam penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China.
Firman merupakan salah satu dari tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di dalam pesawat tersebut. Upaya pencarian pesawat yang hilang kontak itu tengah dilakukan.
(rul/jor)










































