Sekretaris Bapilu DPP PDIP Arif Wibowo menjelaskan, kepala daerah yang masuk dalam jurkamnas PDIP adalah kepala daerah setingkat provinsi.
"Kita menyeleksi. Rata-rata jurkamnas itu kan gubernur, bukan wali kota. Ini untuk jurkam tingkat nasional, yang didaftarkan oleh DPP partai," jelas Arif saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau untuk Pilkada tingkat provinsi atau kotamadya, baru jurkamnya ditunjuk dari kepala daerah setingkat wali kota," tuturnya.
Saat ini kata Arif, Bapilu masih mengkoordinasikan dengan semua jurkamnas terkait waktu jadwal kampanye mereka. Jika par gubernur itu memilih berkampanye di hari Sabtu-Minggu, maka tidak diperlukan surat izin cuti kepada Kemendagri.
"Cukup pemberitahuan saja. Yang jelas saat ini masih dikoordinasikan semua," imbuhnya.
PDIP telah mengajukan daftar nama juru kampanye nasional untuk kampanye akbar 16 Maret-5 April. PDIP melibatkan 11 kepala daerah aktif sebagai jurkamnas. Namun nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tak masuk dalam daftar.
Berikut 11 nama kepala daerah yang diajukan sebagai juru kampanye PDIP:
1. Joko Widodo (Gubernur DKI Jakarta)
2. Sjachroedin ZP (Gubernur Lampung)
3. Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah)
4. Rustam Effendi (Gubernur Bangka Belitung)
5. Frans Lebu Raya (Gubernur Nusa Tenggara Timur)
6. Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah)
7. Cornelis MH (Gubernur Kalimantan Barat)
8. Rano Karno (Wagub Banten)
9. Soeryo Respationo (Wagub Kepulauan Riau)
10. Heru Sudjatmoko (Wagub Jateng)
11. Aladin S Mengga (Wagub Sulawesi Barat)
(rmd/asp)











































