Ketua MPR: Malaysia Dapat Belajar Demokrasi dari Indonesia

Ketua MPR: Malaysia Dapat Belajar Demokrasi dari Indonesia

- detikNews
Selasa, 07 Des 2004 13:50 WIB
Jakarta - Malaysia dapat belajar dari suksesnya pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Sebaliknya, Indonesia dapat belajar dari kesuksesan Malaysia di bidang teknologi, pendidikan, dan ekonomi.Hal ini dikatakan Ketua MPR Hidayat Nurwahid kepada wartawan usai menerima mantan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Gedung DPR/MPR Jl. Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (7/12/2004)."Tadi kita bahas mengenai keunggulan masing-masing negara. Indonesia bisa belajar dari Malaysia mengenai teknologi pendidikan ekonomi dan sebagainya. Tapi malaysia bisa mengambil pelajaran dari suksesnya demokrasi di Indonesia yang bisa berlangsung aman dan damai," tutur Hidayat.Hidayat menolak jika Ia dinyatakan mengakui Anwar sebagai tokoh oposisi di Malaysia. "Pada prinsipnya kita menerima siapapun, baik dari tokoh Papua, Aceh, dan dari luar negeri. Anwar juga tadi tidak meminta dukungan politik. Peran kami adalah mendorong hadirnya demokrasi yang lebih kuat di seluruh kawasan," kilahnya.Menurut Hidayat, Anwar kepada dirinya mengaku belum akan kembali terjun ke dunia politik. "Sampai hari ini Anwar belum memikirkan mengenai hal itu. Dia lebih berkonsentrasi untuk bersilaturami membangun komunikasi yang konstruktif," Hidayat berujar. (dit/)


Berita Terkait