"Mereka berobat jalan dan tidak dirawat di RS," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat yang diterima detikcom, Rabu (5/3/2014).
Rikwanto menjelaskan dua polisi korban ledakan tersebut bernama Iptu Muhammad Isa (Kanit Provos Pusdik Polair Lemdikpol) dan Briptu Muhammad Sofi dari Ditpolair Metro Jaya. Keduanya mengalami luka ringan pada tangan dan punggung akibat terkena serpihan batu kerikil yang terlempar.
Sebelum meledak, asap hitam pekat terlihat keluar dari dalam gudang amunisi Pasukan Katak di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ledakan terdengar seperti dentuman yang diduga berasal dari TNT (Trinitrotoluene) pada pukul 09.21 WIB.
Ledakan tersebut melukai 86 prajurit TNI AL luka-luka dan 1 korban tewas. Ledakan diduga karena adanya arus pendek listrik yang memicu kebakaran dan ledakan.
(rmd/rmd)











































