Alwi: 238 WNI dari Timor Leste Dalam Keadaan Baik

Alwi: 238 WNI dari Timor Leste Dalam Keadaan Baik

- detikNews
Selasa, 07 Des 2004 11:04 WIB
Jakarta - Pendeportasian 238 orang warga negara Indonesia (WNI) dari Timor Leste sesuai dengan ketentuan keimigrasian. Saat ini, mereka sudah ditangani dengan baik oleh pemerintah Indonesia.Demikian disampaikan Menkokesra Alwi Shihab sebelum rakor program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu di Kantor Menkokesra Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (7/12/2004)."Bagi kami, mereka sudah sampai di tanah air dan dapat ditangani secara baik. Sekarang mereka sudah berada di Wisma Transito di Pondok Kelapa. Bagi yang sakit sudah ditangani oleh Departemen Kesehatan, sehingga jangan sampai ada kesan mereka ditelantarkan," papar Alwi.Pendeportasian atas 238 WNI tersebut dinilai Alwi sebagai suatu hal yang wajar. "Mereka dideportasi karena sesuai dengan ketentuan keimigrasian, kalau ada warga negara asing di tempat kita yang tidak memiliki izin untuk tinggal, hal itu (deportasi) akan terjadi," ungkapnya.Lebih lanjut lagi Alwi mengatakan, mereka kemudian akan diberangkatkan ke Langkat, Sumatera Utara. "Selanjutnya mereka akan diberangkatkan ke Langkat, dan kita sudah memastikan apakah di Langkat ada yang menerima mereka. Jangan sampai ada yang terlantar disana," tegas Alwi. "Kami sudah mengirim tim dari dinas sosial ke Langkat untuk mengecek itu. Tentang harta mereka yang masih ada di Timor-Timur akan diurus oleh pihak Deplu, dan mestinya akan ditangani dengan baik," tuturnya.Hadir dalam rakor Menakertrans Fahmi Idris, Menneg PAN Taufik Effendi, Menneg Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf, Menbudpar Jero Wacik, Mendiknas Bambang Sudibyo, dan Menneg Perencanaan Pembangunan Nasional Sri Mulyani.Pada (29/11) lalu, warga muslim Indonesia yang tinggal di kompleks Masjid An Nuur Kampung Alor, Dili, dipaksa meninggalkan Timor Leste oleh otoritas imigrasi Timor Leste. Alasan pendeportasian adalah penduduk kampung itu tak memperpanjang dokumen keimigrasian. (dit/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads