"Akan ada pengesahan APBNP bulan Juni 2013, siang itu, dan beliau (Rudi) menyampaikan buka kendang dari saya (Rudi), tutup kendang dari Pertamina," kata Karen bersaksi untuk Rudi Rubiandini di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (4/2/2014).
Mulanya Karen tidak mengetahui maksud dari istilah buka-tutup kendang. "Tapi dijelaskan Pak Rudi ini proses untuk pengesahan APBNP 2013," ujarnya.
Duit total US$ 300 ribu untuk 'buka tutup kendang' rencananya diberikan ke DPR. "Saya kurang mengerti apa buka kendang untuk Komisi VII apa Banggar," ujarnya. "Nilai bukanya US$ 150 ribu, tutupnya US$ 150 ribu," sebut Karen.
Karen mengaku tidak mengeluarkan uang untuk 'tutup kendang' di DPR. "Karena Pertamina pembiayaan bukan dari APBN,dari hasil usaha sendiri," katanya.
(fdn/fjr)










































