"Detail ditanyakan tentang Harrier bersejarah itu. Tentu saja saya jelaskan bagaimana secara detail proses pembelian Harrier itu sampai kemudian dijual dan seterusnya," kata Anas di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/2/2014).
Selain itu, Anas juga mengaku ditanya penyidik soal beberapa nama, antara lain Andi Mallarangeng dan Machfud Suroso. Beberapa nama lain juga ditanyakan, namun Anas mengaku tak kenal.
"Yang tidak kenal ya saya jawab tidak kenal. Kan ini kenal atau tidak kenal. Kalau kenal Agus Marto Desember 2012," jelasnya.
Pemeriksaan kali ini menurut Anas masih fokus pada gratifikasi mobil Harrier dan aliran dana Hambalang untuk pemenangannya di kongres Demokrat 2010. Namun Anas belum mau menjelaskan detail soal aliran dana Hambalang yang dijadikan modal untuk jadi ketua umum itu.
(kha/jor)











































